Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KPU Dapat Menetapkan Presiden Dan Wakil Presiden Terpilih 2019-2024 Jika Dalam Tiga Hari Tidak Ada Sengketa ( Gugatan Ke MK )


KABARPATROLI.ID : Komisi Pemilihan Umum (KPU) ternyata mempercepat penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019. Semula dijadwalkan pada Rabu (22/5/2019) namun penetapan justru dilakukan pada Selasa (21/5/2019) dini hari.





Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan hasil rekapitulasi nasional untuk Pilpres 2019. Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019. 





Baca juga:





Sebut Aroma Surga di 22 Mei, Bukti Aksi ini Bukan Sekedar Demo









Jokowi-Ma'ruf menjadi pemenang Pilpres 2019 dengan perolehan 55,50 persen suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya meraih 45,50 persen suara. Selisih suara kedua pasangan mencapai 16,9 juta suara.





Hasil Pilpres 2019 itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Percepatan ini dilakukan karena KPU telah menyelesaikan seluruh rekapitulasi suara, meliputi 34 provinsi dan 130 wilayah luar negeri (PPLN). Rekap tersebut dapat diselesaikan pada Senin (20/5/2019) malam.





Ketua KPU Arief Budiman menyatakan pihaknya Selasa dini hari langsung menetapkan hasil rekapitulasi nasional. Setelah KPU menskors Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional Pemilu 2019 dan segera menyiapkan dokumen untuk menetapkan hasil penghitungan yang dilakukan pada Selasa (21/5/2019) dini hari.





"Kalau memang sudah selesai masa kita tunda besok, kan sudah selesai," kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari TVOne, Selasa (21/5/2019) dini hari.





Selain menetapkan pemenang Pilpres 2019, Arief juga menjelaskan setelah penetapan hasil rekapitulasi ini, maka Paslon 02 masih bisa mengajukan sengketa hasil Pilpres ini ke MK.





Jika dalam tiga hari setelah berakhirnya batas waktu pengujian keberatan penetapan hasil Pemilu ke MK, tidak ada sengketa yang diajukan, maka KPU dapat menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024. 





Selain itu, Ketua KPU membantah jika pihaknya mempercepat proses rekapitulasi suara tingkat nasional untuk menghindari aksi unjuk rasa people power. Aksi itu rencananya akan digelar 22 Mei bertepatan dengan hari terakhir rekapitulasi nasional. 





Baca juga:





Hasil Pilpres 2019 KPU Sesuai Prediksi, Quick Count Terbukti Akurat





1. Jumlah Suara Pilpres 2019 
KPU menyebut jumlah suara sah nasional adalah 154.257.601. Sedangkan, jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional.





Semantara, jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. 





2. Pasangan Jokowi-Ma'ruf Menang di 21 Provinsi 





Dari 34 provinsi yang telah direkapitulasi, Jokowi-Ma'ruf mencatatkan kemenangan di 21 provinsi. Mereka menang di Kalimantan Tengah, Jawa Timur, Bangka Belitung, Bali, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, dan Nusa Tenggara Timur.

Lalu di Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Lampung, Kalimantan Timur, Yogyakarta, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Kalimantan Utara, DKI Jakarta, Sumatra Utara, Papua, Papua Barat, dan Maluku.  





Sementara pasangan Prabowo-Sandi menang di Jawa Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Maluku Utara, Kalimantan Selatan, Bengkulu, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Banten, Nusa Tenggara Barat, Aceh, Sulawesi Selatan, dan Riau. 





3. Hasil Pileg 2019 
Selain menetapkan pemenang Plipres 2019, KPU juga mengumumkan hasil Pileg. Hasil ini ditetapkan dalam Keputusan Nomor 135/PL/KPU/V/2019 tentang Penetapan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Tahun 2019. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 PPLN.





Berikut perolehan suara 16 partai politik nasional:





Total suara sah: 139.971.260 suara.





1. PKB: 13.570.097 (9,69%)
2. Gerindra: 17.594.839 (12,57%)
3. PDIP: 27.053.961 (19,33%)
4. Golkar: 17.229.789 (12,31%)
5. NasDem: 12.661.792 (9,05%)
6. Garuda: 702.536 (0,50%)
7. Berkarya: 2.929.495 (2,09%)
8. PKS: 11.493.663 (8,21%)
9. Perindo: 3.738.320 (2,67%)
10. PPP: 6.323.147 (4,52%)
11. PSI: 2.650.361 (1,89%)
12. PAN: 9.572.623 (6,84%)
13. Hanura: 2.161.507 (1,54%)
14. Demokrat: 10.876.507 (7,77%)
19. PBB: 1.099.848 (0,79%)
20. PKPI: 312.765 (0,22%).


riyanhero
riyanhero admin@tehingkok.com

Posting Komentar untuk "KPU Dapat Menetapkan Presiden Dan Wakil Presiden Terpilih 2019-2024 Jika Dalam Tiga Hari Tidak Ada Sengketa ( Gugatan Ke MK )"